Coconut Chip

Keripik sabut, juga dikenal sebagai keripik kelapa, adalah potongan kecil sabut kelapa yang digunakan untuk mengatur tingkat aerasi dan kelembapan pada tanah pot atau sabut kelapa. Mereka adalah alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dibandingkan media tanam tradisional dan populer di kalangan petani anggrek dan anthurium.

Keripik sabut dibuat dengan cara merendam sabut kelapa dalam air selama beberapa bulan untuk melunakkannya, kemudian memisahkan empulur dan seratnya, lalu memotong sabut menjadi keripik. Keripiknya bisa berukuran 1–2 cm atau lebih besar tergantung tujuannya. Mereka sering dicuci dengan air bersih untuk mengurangi kadar natrium.

Serpihan sabut dapat dicampur dengan tanah pot atau sabut kelapa dalam proporsi berbeda untuk menjaga kelembapan akar tanaman dan mengatur aerasi. Mulsa ini memiliki sifat retensi kelembaban dan aerasi yang sangat baik, dan dapat bertahan lebih dari empat tahun, lebih lama dibandingkan mulsa tebu dan jerami.

Spesifikasi sebagai berikut:

Coklat Keemasan
Warna
±18%
Kelembaban
5-20cm
Panjang
±5%
Ketidakmurnian
95-110kg/bale
Kemasan
±197bales
Jumlah/kontainer 40 HC